Komisi VII minta pemda-UMKM manfaatkan animo jelang final Piala Dunia

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mengajak pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat menjelang laga final Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan perekonomian daerah.

Menurut Lamhot, perhelatan Piala Dunia telah menciptakan peluang ekonomi baru di berbagai wilayah. Beragam pelaku usaha, mulai dari pedagang makanan dan minuman, penjual atribut sepak bola, jasa percetakan, penyedia dekorasi, hingga pelaku ekonomi kreatif, dinilai memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.

“Ketika masyarakat berkumpul untuk menyaksikan pertandingan, otomatis muncul aktivitas ekonomi baru. Pedagang makanan, minuman, kopi, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi nonton bareng ikut merasakan manfaatnya. Inilah efek domino positif yang harus terus didorong,” ujar Lamhot di Jakarta, Kamis.

Menjelang pertandingan final yang mempertemukan Tim Nasional Argentina dan Spanyol, Lamhot memperkirakan animo masyarakat akan semakin tinggi. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi UMKM, khususnya di sektor kuliner, fesyen olahraga, serta industri kreatif yang memanfaatkan momentum sepak bola sebagai sarana promosi.

Ia menilai Indonesia sebagai salah satu negara dengan basis penggemar sepak bola terbesar di dunia selalu merasakan dampak ekonomi setiap kali Piala Dunia digelar. Ribuan kegiatan nonton bareng yang berlangsung di berbagai daerah turut mendorong perputaran ekonomi hingga ke tingkat komunitas.

Selain itu, kemudahan akses masyarakat terhadap siaran pertandingan juga dinilai memperluas manfaat ekonomi. Aktivitas usaha tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau kawasan permukiman, desa, dan sentra-sentra UMKM.

Meski demikian, Lamhot berharap euforia Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan semata. Ia mendorong pemerintah daerah, komunitas olahraga, pelaku usaha, serta penyelenggara kegiatan masyarakat untuk mengemas momentum tersebut melalui festival kuliner, bazar UMKM, promosi produk lokal, hingga berbagai kegiatan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Menurutnya, apabila dikelola secara optimal, ajang olahraga internasional seperti Piala Dunia tidak hanya menghadirkan semangat kebersamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperluas pemasaran produk-produk UMKM di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *